Rabu, 24 April 2013

pemimpi

ini cerita tentang kita
pemimpi yang bertemu pemimpi lain
mengetuk pintu imaji yang mulai samar
membuatku mengerti bukan hanya aku

dibatas yang sama, menepi.
rupa rindu dan dosa yang indah
sampai nanti ada yang tertinggal
ada yang meneruskan mimpi
sendiri..

tunggu aku
di ruang yang sama
hanya takut tidak temukan kamu
berlayarlah
dengan benang terikat antara kita
hingga saling menemukan pada akhirnya
lalu menepilah kembali
kita usap renta saat senja
image

Kamis, 31 Januari 2013

namanya perahu kecil...

ternyata pelangi setelah hujan itu tidak datang di hari yang sama
dan bukan dari hujan yang sama..
lucunya aku menyadari itu dalam proses yang lama
setelah hujan selalu memarahi aku hanya karena aku selalu berpura-pura

di bulan Desember...
riak itu menjadi tenang sebenarnya
namun aku justru merasa tenggelam
sangat dalam sampai akhirnya aku mengulurkan tanganku untuk ditarik
hal yang selama ini tidak pernah aku lakukan
mungkin karena sesak..sudah cukup lama..
dan aku sadar..
aku tidak mau mati tenggelam..

perahu itu kecil..sangat kecil..
namun jangkarnya sangat dalam tertancap di dasar
sehingga aku bisa menyusuri jangkar itu naik ke atas permukaan
dan sedikit menyapa angin
lalu aku melihat beberapa warna
dan ada yang berbisik..
"ikut dia..dan kamu tidak akan tenggelam"

Selasa, 04 Desember 2012

Garis lurus antara 3


Bolehlah semua orang bilang “kamu!kamu!kamu!” tanpa mengingat “aku!aku!aku!’ yang justru menelanjangi dirinya seketika! Heran, kenapa begitu banyak orang yang selalu melemparkan kotoran di muka orang lain? Sedangkan dirinya sendiri terbalut bahkan lebih hina dari kotoran! Tak terciumkah beribu macam busuk yang melekat di ujung-ujung lidahmu? Itulah kenapa sering kubilang, kasihan Tuhan, telah menciptakan manusia dengan segala kemuliaan, nyatanya hanya menjadi anjing!!!

Kenapa sih? Harus sibuk  urusi dosa para pendosa ketika dirinya nyaris tidak menyadari sedang diurusi juga oleh orang lain? Atau kenapa mesti sibuk komentari keuntungan para pelacur yang telah seharian mencari pria hidung belang yang mau membeli tubuhnya ketika kontan dirinya juga pernah meski sedikit terbersit untuk mencobanya? Lari tunggan langgang kesana kemari mencucui tangan! Cihh! Percuma! Selama nilai kemanusiaan itu tidak tertera dalam nuranimu! masih sekedar KTP sebagai seorang ciptaan-Nya.

Ya!!!sibuki saja terus dan teriakkan berbagai hasratmu untuk menjatuhkan orang lain! Atau itu!! Tuduh dan adu domba teman-temanmu dalam kesucian yang kau tudungkan dalam wajahmu! Hahaha! Semua orang pada akhirnya akan mengenali walau hanya angin yang membawa aroma khas kotoranmu. Percaya tidak? Aku mulai muak berbaur dengan kotoran! Aku benci tidak lagi bisa mencium harumnya hakikat sebuah kejujuran.

Dan kenapa kamu tidak sadari? Bahwa pada akhirnya akan terlontar makian “kalian!kalian!kalian!” akibat ulahmu itu! Senangkah? Akibat lidah dan busukmu menjadikan orang-orang terprovokasi dan menjadi gila akan kekuasaan, haus akan harta, dan serakah akan nafsu! Lihat heiii kawan!!diluar sana yang ditindas hanya bisa merutuki keadaan, mengutuk “kalian” para koruptur yang mengambil paksa hak rakyat layaknya seorang pemerkosa! Ya!waktunya untuk anda tertawa! Sementara saudara-saudaramu tersiksa akan busukmu! Bukan! Kami tidak bersaudara dengan kotoran! 

Tertawalah para koruptor! Kami hanya akan diam! Dan demi hukum yang menjadi bisu karena nilai mata uang yang membanjiri rekening mereka, hahaha, cukuplah kami ceritakan pada anak cucu keturunan kami , bagaimana kotornya negeri ini saat anjing yang berbicara!

 kedai kopi Kimung,
salam dari secangkir kopi robusta dengan hujan yang tertawa diluar sana,

Nesya Valentia

Selasa, 27 November 2012

sampai bertemu..

selamat bertemu lagi..
dinginmu membawa aku pada hampir miliaran memori 
tadi hujan turun,tapi sepertinya tidak lagi
mungkin karna malam mulai menantangnya dengan pekatnya maji
secangkir coffe latte rasanya hambar
mengingat seorang anak kecil yang kutinggal di sana
seorang anak penjual tissue
terakhir kali, dia minta ayam bakar
sayang habis
sampai saat ini, belum bertemu lagi
rindu melihat senyumnya yang dikulum
dan dengan dekilnya menggelayut manja
ahhhh
maaf..karna tidak bisa kuhabiskan ayam bakarku disini
kutitipkan rinduku pada hujan yang sempat terhenti dari Bandung
dan biarkan ia jatuh di kotamu
pertanda aku mengingatmu
bocah penjual tissue,

di balik udara dingin kota Bandung,
kubelikan ayam bakar semaumu saat aku pulang nanti.

Nesya Valentia

Rabu, 21 November 2012

belajar






aku hanya belajar
menepi dari segala lelah pada bahu yang pernah ditawarkan seorang pejanji
dikungkung sorot matanya, aku hanya belajar
merunut hampir 1053 hari yang terlewati, menjanji tidak kurang dari 7 hari
rasa-rasanya hampir hilang
ketika dalam hitungan jam berhasil menyadari
bahu pejanji itu hanya mampir, lalu pergi
ringkih sekali, berikutnya membodoh-bodohi diri sendiri
hahahaha
di ujung sisa-sisa maka aku hanya belajar
meluputkan si pejanji dengan lampau meski menyiksa
terima kasih dan jangan kembali
karna aku hanya belajar
mengucap kata maaf untuk rasa yang sempat terbentuk

hari ke - enam belajar,
Nesya Valentia

sebentuk hujan

hai..sudah sampai hujan kirimanku?
itu aku.
dalam bentuk lain
mulai ingin memprotes bagian janjimu yang belum selesai
mulai memburu secuil harapan yang kau sajikan
mulai mempertanyakan , kenapa..

satu titik dimana merasa sangat bodoh
dan tentu saja ...lelah..

hai..sudah redakah hujanku?
itu aku.
sebentuk pemberian maaf dan dendam yang tersepuh sanjung
menjadi hangat, menerima.
untuk kamu.

sampai berjumpa di lain hujan
dan jika beruntung,
pelangi akan muncul sebagai keikhlasanku atas beribu tanya.

salam hangat,
sebentuk aku dari hujan

 Nesya Valentia

Rabu, 17 Oktober 2012

perahu kertas


p e r a h u k e r t a s
Perahu kertasku kan melaju
membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila,
tapi ini adanya
Perahu kertas mengingatkanku
betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati,
kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi
cinta-cinta… cita-cita … cinta-cinta…
yang lama ku pendam sendiri
berdua ku bisa percaya
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku,
cintaku padamu
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu
oh bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu..